Update Data Covid-19 Papua, Jubir Satgas : 1 Meninggal, 18 Sembuh

data covid-19
infografis data covid-19 papua

Terkini.id, Jayapura – Satgas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Provinsi papua kembali merilis update data kasus Covid-19 hingga Kamis, 21 Mei 2020 menjadi 538 kasus dimana ada penambahan sebanyak 23 kasus.

Kota jayapura terjadi penambahan sebanyak 23 kasus dan kabupaten Mimika 12 kasus. “jumlah pasien meninggal sebanyak 1 orang dan dan pasien sembuh sebanyak 18 orang” jubir satgas Covid-19 Provinsi Papua dr silwanus sumule, SPOG menjelaskan secara virtual dari media center.

Dokter Silwanus sumule melanjutkan “kasus kematian berasal dari RS Tembagapura di Kabupaten Mimika dan pasien yang sembuh berasal dari kota jayapura 2 orang, 3 orang kabupaten jayapura, 2 orang dari jayawijaya, dan 11 orang di mimika”.

Hari ini juga ada 2 Pasien dalam Pemantauan yang meninggal di RS Dian Harapan, Waena, Kota Jayapura. “Tetapi kami belum menambahkan ke daftar karena belum dilakukan tes SWAB, sehingga belum diketahui apakah kedua pasien ini terinfeksi Covid-19 atau tidak” sambung jubir Satgas

Sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan perhari ini tercatat sebanyak 2.985 orang dan Pasien Dalam Pemantauan sebanyak 845 orang. an telah dilakukan pemeriksaan PCR hingga hari ini sebanyak 4.024 sampel

Kota Jayapura masih di peringkat pertama dengan 215 kasus dan 34 orang sembuh, disusul di urutan kedua Kabupaten Mimika dengan 165 kasus, kabupaten Jayapura 64 kasus sembuh 23 orang, di peringkat ke empat nabire 18 kasus, Kabupaten keerom 16 kasus yang dirawat 12 orang, sedangkan untuk merauke yang menjadi daerah pertama di Papua ditemukan kasus Covid-19 berada di peringkat 6 dengan 14 kasus dan 11 orang sembuh.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Mahasiswa Tolikara di Makassar Menolak Rencana Pembangunan Kodim

Mahasiswa Puncak Jaya di Jayapura Mendesak Pemda Salurkan Beasiswa

Seorang Pemuda Tertangkap Memasukkan Ganja ke Lapas Narkotika Doyo Baru

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar